Tuhan, Saya masih menunggu dengan Iman🌷
Kadang saya lelah, ya Allah. Lelah menunggu sesuatu yang belum Engkau izinkan hadir. Setiap bulan, saya menyiapkan hati seolah akan menyambut kabar bahagia, namun yang datang hanyalah sepi yang sama. Garis dua itu — tampak sederhana bagi banyak orang, namun begitu bermakna bagi saya. Ia menjadi simbol doa yang tak pernah usai, harapan yang terus saya genggam meski berulang kali patah. Saya mencoba kuat, mencoba percaya bahwa setiap takdir-Mu adalah baik, meski jujur, terkadang hati ini terasa hampa dan rapuh. Di setiap sujud malam, saya mengadu dalam diam. Bukan karena saya tak sabar, hanya karena rindu ini kadang terlalu dalam untuk disembunyikan. Pertanyaan manusia mulai terasa seperti ujian kesabaran, dan tatapan iba sering kali menjadi luka yang tak berdarah. Saya tidak iri, ya Allah, hanya ingin tahu bagaimana rasanya memeluk kehidupan kecil yang lahir dari rahmat dan cinta-Mu. Namun saya percaya, Engkau tidak pernah lalai. Barangkali bukan hari ini, bukan dengan cara yang saya ba...