MEREKA YANG ALLAH TITIPKAN DI LEMBAH TERDALAM HIDUPMU


Jangan pernah engkau hapus dari ingatan, mereka yang Allah titipkan di jalan hidupmu pada saat paling rawan. Mereka hadir ketika engkau rapuh, di titik terendah, di kala cahaya seakan padam, dan engkau terjerembab dalam pekat kegelapan. Kehadiran itu bukan sekadar persinggahan, melainkan tanda kasih sayang Allah yang menolongmu melalui tangan manusia pilihan.

Ketulusan ia begitu mahal, jauh lebih berharga daripada permata, dan begitu langka bagai embun yang hanya singgah di dini hari. Tidak setiap manusia mampu menyimpannya, karena dunia lebih sering dipenuhi kepentingan, pamrih, dan topeng-topeng yang menipu.

Maka, ketika Allah menganugerahkan satu jiwa yang benar-benar tulus, simpanlah ia seperti doa yang tak henti dipanjatkan. Jangan engkau remehkan, jangan pula engkau lupakan. Sebab, ketulusan adalah cermin kasih Allah yang paling murni, hadir bukan karena ingin mengambil, melainkan karena ingin memberi.

Doa mereka, meski tanpa suara, lebih lantang daripada seribu pekikan manusia. Perhatian mereka, meski sederhana, lebih hangat daripada seribu pelukan palsu. Dan kebaikan mereka, meski kecil, lebih bernilai daripada gunung kebaikan yang diliputi pamrih.

Maka, jagalah dalam hatimu, mereka yang pernah menguatkan langkahmu. Balaslah dengan doa, meski tak mampu membalas dengan cara yang sama. Sebab melupakan ketulusan, sama halnya dengan mengingkari nikmat yang Allah titipkan.

Ketulusan itu cahaya. Jarang hadir, tapi sekali singgah, cukup untuk menerangi perjalanan panjangmu menuju-Nya.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lebih dari Sekadar Memimpin: NURDIN ABDULLAH Menjadi Kompas Perubahan

✨ “Setiap Langkah Adalah Sepucuk Surat yang Terbaca oleh Tuhan”

Antologi Dongeng dari Tangan Kreatif Siswa Kelas 7 MTs Al Hasan Bonto Manai